LAPORAN HASIL PRAKTIKUM DBMS
Lingkungan Kerja Microsoft SQL Server Management Studio
DATA MAHASISWA:
Nama : Heidy Putri Shafira
NIM : 24781012
Kelas : MI-4A
CATATAN PRAKTIKUM:
1. Akses & otentikasi user:
Server Name: Localhost, yang berarti SQL Server berjalan di laptop sendiri.
Metode Autentikasi: Windows Authentication
Identitas User: HEYHYPUTRII\ADVAN
Status: Langkah awal untuk masuk ke dalam sistem database sebelum melakukan manajemen data
2. Designer Tools – fasilitas:
New Database, merupakan bagian dari fasilitas Designer Tools.
Kemudahan Visual: Dapat membuat database baru cukup dengan mengisi kolom Database name
tanpa perlu mengetik SQL CRETAE DATABASE.
Manajemen File: Sistem secara otomatis menyiapkan dua jenis file: ROWS Data untuk data utama
dan LOG untuk catatan transaksi.
Pengaturan Otomatis: Terdapat fitur Autogrowth sebesar 64 MB, yang berarti database akan
menambah kapasitas penyimpanan sendiri secara otomatis jika sudah penuh.
3. Query Editor – fasilitas:
Query Editor, digunakan untuk menjalankan perintah manual.
Perintah yang dijalankan: SELECT @@VERSION;
Hasil Query: Output menunjukkan bahwa menggunakan Microsoft SQL Server 2022 (RTM)
Pesan Sistem: Dibagian bawah jendela, terdapat status "Query Excuted Successfully" yang
menandakan perintah berjalan tanpa error.
IntelliSense: Saat mengetik, warna biru pada kata SELECT menunjukkan fitur syntax highlighting
yang memudahkan pembacaan kode.
4. Kesimpulan / tambahan:
Berdasarkan hasil pengamatan selama proses praktikum, dapat disimpulkan bahwa:
Kemudahan Akses dan Keamanan: Penggunaan metode Windows Authentication memudahkan
proses login karena sistem mengintegrasikan keamanan akun sistem operasi Windows dengan SQL
Server, sehingga tidak memerlukan manajemen password tambahan untuk akses lokal.
Efisiensi Manajemen Database: Fasilitas Designer Tools sangat membantu administrator dalam
pembuatan database secara visual. Fitur ini memungkinkan pengaturan nama, alokasi ukuran file
awal (Initial Size), dan skema pertumbuhan data (Autogrowth) dilakukan dengan mudah tanpa harus
menghafal sintaks perintah SQL yang kompleks.
Interaktivitas Query Editor: Penggunaan Query Editor memberikan pengalaman menulis kode yang
efisien berkat adanya fitur IntelliSense dan syntax highlighting. Melalui perintah SELECT
@@VERSION, sistem dapat memberikan informasi spesifik mengenai versi SQL Server yang
digunakan (Microsoft SQL Server 2022) secara akurat di tab Results.
Sistem Pelaporan Terintegrasi: Prosedur praktikum yang menggunakan file HTML berbasis
localStorage memungkinkan pendokumentasian hasil pengamatan secara real-time dan mandiri,
yang kemudian dapat dikonversi menjadi laporan formal dalam format PDF untuk keperluan
pengumpulan tugas.
DRAF MAKALAH (ringkasan):
1. Pendahuluan
SQL Server Management Studio (SSMS) merupakan lingkungan terintegrasi yang digunakan untuk
mengelola infrastruktur SQL Server. Praktikum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar
mengenai cara mengakses server database, memanfaatkan fitur bantuan visual (Designer Tools), serta
mengoperasikan Query Editor untuk menjalankan perintah Transact-SQL dasar.
2. Metode Otentikasi
Dalam praktikum ini, akses ke Database Engine dilakukan menggunakan metode Windows
Authentication. Metode ini memanfaatkan identitas pengguna yang terdaftar pada sistem operasi
Windows (dalam hal ini `HEYHYPUTRII\ADVAN`) untuk memberikan izin akses ke server tanpa
memerlukan input kata sandi manual, sehingga meningkatkan efisiensi proses login pada lingkungan
lokal.
3. Analisis Fasilitas SSMS
Designer Tools: Fasilitas ini memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas administratif, seperti
pembuatan database baru, melalui antarmuka grafis (GUI). Hal ini memudahkan pengaturan parameter
teknis seperti nama database dan alokasi Database Files (Data dan Log) secara instan.
Query Editor: Merupakan antarmuka utama untuk berinteraksi dengan data menggunakan kode. Fitur
unggulannya adalah IntelliSense yang memberikan saran pengetikan otomatis dan *Results/Messages*
yang memberikan umpan balik langsung terhadap perintah yang dieksekusi, seperti saat menjalankan
perintah `SELECT @@VERSION`.
4. Hasil dan Pembahasan
Berdasarkan pengujian, sistem yang digunakan adalah Microsoft SQL Server 2022. Penggunaan fitur
Autogrowth sebesar 64 MB pada pengaturan database menunjukkan bahwa SQL Server mampu
mengelola skalabilitas penyimpanan secara otomatis sesuai dengan pertumbuhan data yang terjadi.
5. Kesimpulan
Eksplorasi SSMS menunjukkan bahwa perangkat lunak ini sangat fleksibel dalam menjembatani
kebutuhan administratif (lewat Designer) dan kebutuhan pengembangan (lewat Query Editor). Integrasi
yang baik antara komponen GUI dan editor kode menjadikan pengelolaan database SQL Server lebih
terstruktur dan mudah dipelajari oleh pemula maupun profesional.
Dokumen ini digenerate pada 5 Maret 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar