Rabu, 04 Maret 2026

Praktikum Pemrograman SQL 2 Modul 1 · SSMS - Lingkungan Kerja Microsoft SQL Server Management Studio

 LAPORAN HASIL PRAKTIKUM DBMS

Lingkungan Kerja Microsoft SQL Server Management Studio

DATA MAHASISWA:

Nama   : Heidy Putri Shafira

NIM    : 24781012

Kelas  : MI-4A

CATATAN PRAKTIKUM:

1. Akses & otentikasi user:

Server Name: Localhost, yang berarti SQL Server berjalan di laptop sendiri.

Metode Autentikasi: Windows Authentication

Identitas User: HEYHYPUTRII\ADVAN

Status: Langkah awal untuk masuk ke dalam sistem database sebelum melakukan manajemen data

2. Designer Tools – fasilitas:

New Database, merupakan bagian dari fasilitas Designer Tools.

Kemudahan Visual: Dapat membuat database baru cukup dengan mengisi kolom Database name

tanpa perlu mengetik SQL CRETAE DATABASE.

Manajemen File: Sistem secara otomatis menyiapkan dua jenis file: ROWS Data untuk data utama

dan LOG untuk catatan transaksi.

Pengaturan Otomatis: Terdapat fitur Autogrowth sebesar 64 MB, yang berarti database akan

menambah kapasitas penyimpanan sendiri secara otomatis jika sudah penuh.

3. Query Editor – fasilitas:

Query Editor, digunakan untuk menjalankan perintah manual.

Perintah yang dijalankan: SELECT @@VERSION;

Hasil Query: Output menunjukkan bahwa menggunakan Microsoft SQL Server 2022 (RTM)

Pesan Sistem: Dibagian bawah jendela, terdapat status "Query Excuted Successfully" yang

menandakan perintah berjalan tanpa error.

IntelliSense: Saat mengetik,  warna biru pada kata SELECT menunjukkan fitur syntax highlighting

yang memudahkan pembacaan kode.

4. Kesimpulan / tambahan:

Berdasarkan hasil pengamatan selama proses praktikum, dapat disimpulkan bahwa:

Kemudahan Akses dan Keamanan: Penggunaan metode Windows Authentication memudahkan

proses login karena sistem mengintegrasikan keamanan akun sistem operasi Windows dengan SQL

Server, sehingga tidak memerlukan manajemen password tambahan untuk akses lokal.

Efisiensi Manajemen Database: Fasilitas Designer Tools sangat membantu administrator dalam

pembuatan database secara visual. Fitur ini memungkinkan pengaturan nama, alokasi ukuran file

awal (Initial Size), dan skema pertumbuhan data (Autogrowth) dilakukan dengan mudah tanpa harus

menghafal sintaks perintah SQL yang kompleks.

Interaktivitas Query Editor: Penggunaan Query Editor memberikan pengalaman menulis kode yang

efisien berkat adanya fitur IntelliSense dan syntax highlighting. Melalui perintah SELECT

@@VERSION, sistem dapat memberikan informasi spesifik mengenai versi SQL Server yang

digunakan (Microsoft SQL Server 2022) secara akurat di tab Results.

Sistem Pelaporan Terintegrasi: Prosedur praktikum yang menggunakan file HTML berbasis

localStorage memungkinkan pendokumentasian hasil pengamatan secara real-time dan mandiri,

yang kemudian dapat dikonversi menjadi laporan formal dalam format PDF untuk keperluan

pengumpulan tugas.

DRAF MAKALAH (ringkasan):

1. Pendahuluan

SQL Server Management Studio (SSMS) merupakan lingkungan terintegrasi yang digunakan untuk

mengelola infrastruktur SQL Server. Praktikum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar

mengenai cara mengakses server database, memanfaatkan fitur bantuan visual (Designer Tools), serta

mengoperasikan Query Editor untuk menjalankan perintah Transact-SQL dasar.

2. Metode Otentikasi

Dalam praktikum ini, akses ke Database Engine dilakukan menggunakan metode Windows

Authentication. Metode ini memanfaatkan identitas pengguna yang terdaftar pada sistem operasi

Windows (dalam hal ini `HEYHYPUTRII\ADVAN`) untuk memberikan izin akses ke server tanpa

memerlukan input kata sandi manual, sehingga meningkatkan efisiensi proses login pada lingkungan

lokal.

3. Analisis Fasilitas SSMS

Designer Tools: Fasilitas ini memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas administratif, seperti

pembuatan database baru, melalui antarmuka grafis (GUI). Hal ini memudahkan pengaturan parameter

teknis seperti nama database dan alokasi Database Files (Data dan Log) secara instan.

Query Editor: Merupakan antarmuka utama untuk berinteraksi dengan data menggunakan kode. Fitur

unggulannya adalah IntelliSense yang memberikan saran pengetikan otomatis dan *Results/Messages*

yang memberikan umpan balik langsung terhadap perintah yang dieksekusi, seperti saat menjalankan

perintah `SELECT @@VERSION`.

4. Hasil dan Pembahasan

Berdasarkan pengujian, sistem yang digunakan adalah Microsoft SQL Server 2022. Penggunaan fitur

Autogrowth sebesar 64 MB pada pengaturan database menunjukkan bahwa SQL Server mampu

mengelola skalabilitas penyimpanan secara otomatis sesuai dengan pertumbuhan data yang terjadi.

5. Kesimpulan

Eksplorasi SSMS menunjukkan bahwa perangkat lunak ini sangat fleksibel dalam menjembatani

kebutuhan administratif (lewat Designer) dan kebutuhan pengembangan (lewat Query Editor). Integrasi

yang baik antara komponen GUI dan editor kode menjadikan pengelolaan database SQL Server lebih

terstruktur dan mudah dipelajari oleh pemula maupun profesional.

Dokumen ini digenerate pada 5 Maret 2026


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pertemuan ke-6 DML: SELECT - Lanjutan