heyhyputri
Selasa, 21 April 2026
Selasa, 14 April 2026
Rabu, 01 April 2026
Menguasai Transact -SQL: Eksplorasi Variabel, Logika, dan Perulangan di SQL Server
MAKALAH BLOG
Pertemuan – 3
(Menguasai Transact -SQL: Eksplorasi Variabel, Logika, dan Perulangan di SQL Server)
Dosen Pengampu:
M Reza Redo Islami, S.Kom., M.T.I
Disusun oleh:
Heidy Putri Shafira
NPM : 24781012
Kelas : 4A
Tanggal Pengumpulan : 1 April 2026
PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
PENDAHULUAN
Transact-SQL (T-SQL) merupakan pengembangan dari Structured Query
Language (SQL) yang digunakan pada Microsoft SQL Server. Berbeda dengan SQL standar
yang hanya berfokus pada manipulasi data (CRUD), T-SQL menyediakan fitur tambahan
seperti variable, percabangan dan perulangan yang memungkinkan implementasi
logika pemrograman langsung di dalam database.
Pemahaman terhadapa T-SQL menjadi penting karena dalam dunia
industry, pengolahan data tidak hanya bersifat statis, tetapi juga membutuhkan
proses dinamis dan otomatis. Makalah ini bertujuan untuk membahas konsep dasar
T-SQL meliputi komentar, variabel, konversi tipe data, variable global, serta
kendali proses dengan pendekatan yang sistematis dan disertai contoh kode
orisinal.
PEMBAHASAN INTI
2.1 SQL Script dan Komentar
Komentar dalam T-SQL digunakan untuk memberikan penjelasan
terhadap script tanpa mempengaruhi eksekusi program.
Analisi:
Komentar membatu dokumentasi kode sehingga lebih mudah
dipahami, terutama ketika bekerja dalam tim atau mengellola script yang kompleks.
2.2 Variabel Lokal (DECLARE, SET, PRINT)
Variabel digunakan untuk menyimpan nilai sementara dalam proses eksekusi query.
Analisis:
Variabel memungkinkan pengolahan data secara fleksibel.
Berdasarkan percobaan penggunaan variable sangat membantu dalam melakukan perhitungan
dinamis tanpa haris menulis nilai secara langsung.
2.3 Konersi Tipe Data (CAST vc CONVERT)
Konfersi tipe data diperlukan untuk menghindari error akibat perbedaan tipe data.
Analisis:
CAST digunakan untuk konversi sederhana. CONVERT lebih
fleksibel karena mendukung format tertentu. Berdasarkan percobaan, CONVERT lebih
sering digunakan dalam pengolahan data tanggal.
2.4 Variabel Global (@@IDENTITY dan @@ROWCOUNT)
Variabel global digunakan untuk mengambil informasi sistem secara otomatis.
Analisis:
@@IDENTITY digunakan untuk mengetahui ID terakhir, sedangkan
@@ROWCOUNT digunakan untuk mengetahui jumlah baris yang terpengaruh oleh query.
2.5 Kendali Proses IF...ELSE dan CASE
Analisis:
IF digunakan untuk kondisi sederhana, sedangkan CASE lebih
efektif untuk banyak kondisi dalam satu query.
2.6 Perulangan WHILE (BREAK & CONTINUE)
Analisis:
CONTINUE melewati iterasi tertentu. BREAK menghentikan
perulangan. Fitur ini membantu dalam pengendalian alur program yang lebih
kompleks.
STUDI KASUS: Sistem Penilaian Mahasiswa
Deskripsi:
Sistem digunakan untuk menentukan kelulusan mahasiswa berdasarkan nillai dan menghitung rata-rata nilai.
Analisis:
- Variabel digunakan untuk menyimpan nilai dan total.
- WHILE digunakan untuk perulangan data.
- IF digunakan untuk menentukan kelulusan.
- Perhitungan rata-rata dilakukan diakhit.
Studi kasus ini menunjukkan bahwa T-SQL mampu menangani
logika sistem sederhana secara efektif.
KESIMPULAN & REFLEKSI DIRI
Kesimpulan
Transact-SQL merupakan Bahasa yang powerful karena menggabungkan
kemampuan query dan pemrograman. Dengan fitur seperti variable, konversi data,
percabangan, dan perulanngan, T-SQL mampu membangun logika bisnis langsung di
dalam database.
Refleksi Diri
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, saya memahami
bahwa T-SQL sangat penting dalan pengembangan database modern. Saya menemukan
bahwa CAST lebih sederhana, namun CONVERT lebih fleksibel terutama dalam format
data. Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah memahami alur perulangan
WHILE, namun dengan Latihan, konsep tersebut lebih mudah dipahami.
DAFTAR PUSTAKA
- Microsoft. (2024). Transact-SQL Reference.
- Microsoft. (2024). SQL Server Documentation.
- Politeknik Negeri Lampung. (2026). Modul Praktikum SQL II.
- Silberschatz, A., Korth, H. F., & Sudarshan, S. (2019). Database System Concepts.
- Ramakrishnan, R., & Gehrke, J. (2003). Database Management Systems.
Selasa, 10 Maret 2026
Transformasi ERD ke Basis Data Fisik - PT2 - Pemrograman SQL II
LAPORAN PRAKTIKUM
Pertemuan – 2
(Transformasi ERD ke
Basis Data Fisik)
Disusun oleh:
Heidy Putri Shafira
NPM : 24781012
Kelas : 4A
Tanggal Pengumpulan : 10 Maret 2026
PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
2026
1.
Identitas Praktikum
Mata
Kuliah : Pemrograman
SQL II
Pertemuan : 2
Judul
Praktikum : Transformasi ERD ke Basis Data Fisik
Waktu
Pelaksanaan : Selasa, 10 Maret
2026, 240 Menit (13.00 – 17.00)
2.
Tujuan Praktikum
a.
Mahasiswa mampu memahami proses
transformasi Entity Relationship Diagram (ERD) menjadi basis
data fisik.
b.
Mahasiswa mampu membuat basis data dan
tabel pada Microsoft SQL Server sesuai struktur yang
telah dirancang..
c.
Maahasiswa mampu menerapkan perintah DDL, DML, SELECT,
dan VIEW dalam pengelolaan data akademik.
d.
Mahasiswa mampu mendokumentasikan hasil
praktikum dalam format PDF berdasarkan pengujian query yang dilakukan.
3.
Dasar Teori
Entity Relationship
Diagram (ERD) merupakan model konseptual yang digunakan
untuk menggambarkan struktur data dalam suatu sistem informasi. ERD menunjukkan
hubungan antar entitas, atribut yang dimiliki setiap entitas, serta kunci utama
(Primary Key) yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap record secara unik.
Transformasi ERD ke
basis data fisik adalah proses mengubah model konseptual menjadi bentuk
tabel yang dapat dijalankan dalam sistem manajemen basis data seperti Microsoft
SQL Server. Dalam proses ini setiap entitas pada ERD akan diubah menjadi
tabel, sedangkan atribut menjadi kolom pada tabel tersebut.
Dalam basis data
relasional terdapat beberapa konsep penting yaitu:
a.
Primary Key (PK)
Primary Key adalah
atribut yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap baris data secara unik
dalam sebuah tabel. Nilai primary key tidak boleh sama dan tidak boleh bernilai
NULL.
b.
Foreign Key (FK)
c.
Foreign Key adalah atribut yang digunakan
untuk menghubungkan satu tabel dengan tabel lain. Foreign key biasanya merujuk
pada primary key di tabel lain sehingga dapat menjaga konsistensi relasi antar
tabel.
d.
Data Definition Language (DDL)
DDL merupakan kumpulan
perintah SQL yang digunakan untuk membuat dan mengubah struktur database,
seperti:
·
CREATE DATABASE
·
CREATE TABLE
·
ALTER TABLE
·
DROP TABLE
e.
Data Manipulation Language (DML)
DML digunakan untuk
mengelola isi data dalam tabel. Contoh perintahnya adalah:
·
INSERT
·
UPDATE
·
DELETE
f.
Query SELECT
SELECT digunakan untuk
menampilkan data dari tabel dalam database.
g.
VIEW
VIEW adalah tabel virtual
yang dihasilkan dari query SELECT. VIEW memudahkan pengguna dalam melihat data
yang berasal dari beberapa tabel tanpa harus menuliskan query yang kompleks
setiap kali.
Dengan memahami konsep
tersebut, mahasiswa dapat mengubah desain ERD menjadi struktur tabel yang dapat
digunakan dalam sistem basis data.
4.
Alat dan Bahan
a.
Windows
b.
SQL Server 2019/2022 + SSMS
c.
Browser modern (Chrome/Edge)
d.
File Praktikum M2.html
5.
Prosedur Kerja
1. Persiapan
perangkat lunak – Pastikan SQL Server dan SSMS telah
terpasang serta dapat dijalankan
2. Unduh
file praktikum – Unduh file Praktikum M2.html melalui tautan
yang disediakan, kemudian simpan pada folder kerja praktikum.
3. Buka
file HTML – Jalankan file .html menggunakan
browser. Pastikan JavaScript diizinkan agar seluruh fitur interaktif dapat
digunakan.
4. Pelajari
materi teori – Baca bagian teori mengenai
transformasi ERD ke basis data fisik, termasuk identifikasi entitas,
atribut, primary key, dan foreign key.
5. Analisis
struktur basis data – Amati tabel-tabel yang digunakan
pada sistem akademik, yaitu JENJANG, PRODI, STATUS_AKADEMIK, PENDIDIKAN, MAHASISWA,
dan DOSEN.
6. Jalankan
simulasi interaktif – Masuk ke tab simulasi, pilih
skenario yang tersedia, pelajari informasi skenario, amati kondisi tabel
sebelum eksekusi, kemudian jalankan query yang disediakan atau dimodifikasi
sesuai kebutuhan.
7. Laksanakan
praktik di SSMS – Terapkan query pada SSMS sesuai
tahapan praktikum, mulai dari pembuatan basis data, pembuatan tabel, pengisian
data, pengujian relasi, hingga pembuatan view.
8. Uji
perintah SQL – Lakukan pengujian terhadap:
·
CREATE DATABASE
·
CREATAE TABLE
·
INSERT INTO
·
SELECT
·
CREATE VIEW
·
DELETE untuk pengujian manipulasi data
9. Isi
identitas mahasiswa – Lengkapi Nama, NIM, dan Kelas pada
bagian hasil praktikum.
10. Catat
hasil pengujian – Tuliskan hasil praktikum
berdasarkan query yang benar-benar diuji, disertai perubahan kondisi tabel
sebelum dan sesudah eksekusi.
11. Simpan
hasil ke pratinjau – Gunakan tombol simpan ke preview
agar seluruh hasil praktikum masuk ke lembar laporan.
12. Unduh
laporan PDF – Setelah seluruh bagian terisi,
lakukan ekspor laporan dalam format PDF.
13. Periksa
kelengkapan laporan – Pastikan PDF memuat identitas,
hasil praktik, query yang digunakan, dan ringkasan hasil pengujian.
14. Kumpulkan
laporan – Unggah file PDF ke LMS atau media pengumpulan
lain sesuai instruksi dosen pengampu.
6.
Tugas
Pada praktikum ini mahasiswa diminta untuk melakukan beberapa tugas
berikut:
- Membuat database akademik pada
Microsoft SQL Server.
- Membuat tabel berdasarkan struktur
yang telah ditentukan yaitu:
·
JENJANG
·
PRODI
·
STATUS_AKADEMIK
·
PENDIDIKAN
·
MAHASISWA
·
DOSEN
- Menentukan primary key pada setiap
tabel.
- Menentukan foreign key untuk
membangun relasi antar tabel.
- Mengisi data ke dalam tabel
menggunakan perintah INSERT INTO.
- Melakukan pengujian dengan perintah SELECT
untuk menampilkan data.
- Membuat VIEW untuk menampilkan data
mahasiswa beserta informasi program studi dan jenjang pendidikan.
- Melakukan manipulasi data menggunakan
perintah DELETE untuk menghapus data tertentu sebagai pengujian.
7. Hasil Praktikum
8. Analisi
/ Pembahasan
Pada praktikum ini
dilakukan proses transformasi dari ERD ke basis data fisik menggunakan
Microsoft SQL Server. Setiap entitas pada ERD diubah menjadi able dalam
database, sedangkan atribut menjadi kolom pada able tersebut.
Relasi antar able
dibangun menggunakan primary key dan foreign key sehingga data
dapat saling terhubung dengan baik. Misalnya able PRODI memiliki relasi dengan able
JENJANG melalui atribut id_jenjang.
Penggunaan perintah SQL
seperti CREATE TABLE, INSERT INTO, SELECT, dan CREATE VIEW menunjukkan
bagaimana database dapat dibuat, diisi data, serta ditampilkan ablei sesuai
kebutuhan.
Dengan adanya view,
pengguna dapat melihat data yang berasal dari beberapa able secara lebih mudah
tanpa harus menuliskan query yang kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa SQL
memiliki kemampuan yang fleksibel dalam pengolahan data.
9. Kesimpulan
Berdasarkan praktikum
yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:
1.
Transformasi ERD ke basis data fisik
dilakukan dengan mengubah entitas menjadi able dan atribut menjadi kolom.
2.
Primary key digunakan untuk
mengidentifikasi data secara unik dalam able.
3.
Foreign key digunakan untuk membangun
hubungan antar able.
4.
SQL Server menyediakan berbagai perintah
SQL seperti DDL, DML, dan SELECT untuk mengelola database.
5.
Penggunaan VIEW dapat mempermudah pengguna
dalam menampilkan data yang berasal dari beberapa able.
Dengan praktikum ini
mahasiswa dapat memahami proses perancangan dan implementasi database
relasional menggunakan SQL Server.
10.
Daftar Pustaka
PMI 1417 A MI
Genap 2025/2026: Panduan Praktikum | LMS Polinela
11.
Lampiran
Tampilan
Database Akademik pada SSMS dan Hasil pembuatan tabel pada database Akademik
Hasil pengisian data
menggunakan INSERT
Hasil query SELECT
Hasil pembuatan VIEW
