Selasa, 10 Maret 2026

Transformasi ERD ke Basis Data Fisik - PT2 - Pemrograman SQL II

 

LAPORAN PRAKTIKUM

Pertemuan – 2

(Transformasi ERD ke Basis Data Fisik)

 

 

 

 

Download Logo Politeknik Negeri Lampung Format PNG - Pakar Teknik

 

 

 

 

 

 

Disusun oleh:

Heidy Putri Shafira

NPM : 24781012

Kelas : 4A

Tanggal Pengumpulan : 10 Maret 2026

 

 

 

 

PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI

POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG

2026

1.        Identitas Praktikum

Mata Kuliah                     : Pemrograman SQL II

Pertemuan                        : 2

Judul Praktikum               : Transformasi ERD ke Basis Data Fisik

Waktu Pelaksanaan          : Selasa, 10 Maret 2026, 240 Menit (13.00 – 17.00)

 

2.        Tujuan Praktikum

a.         Mahasiswa mampu memahami proses transformasi Entity Relationship Diagram (ERD) menjadi basis data fisik.

b.         Mahasiswa mampu membuat basis data dan tabel pada Microsoft SQL Server sesuai struktur yang telah dirancang..

c.         Maahasiswa mampu menerapkan perintah DDL, DML, SELECT, dan VIEW dalam pengelolaan data akademik.

d.         Mahasiswa mampu mendokumentasikan hasil praktikum dalam format PDF berdasarkan pengujian query yang dilakukan.

 

3.        Dasar Teori

Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan model konseptual yang digunakan untuk menggambarkan struktur data dalam suatu sistem informasi. ERD menunjukkan hubungan antar entitas, atribut yang dimiliki setiap entitas, serta kunci utama (Primary Key) yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap record secara unik.

Transformasi ERD ke basis data fisik adalah proses mengubah model konseptual menjadi bentuk tabel yang dapat dijalankan dalam sistem manajemen basis data seperti Microsoft SQL Server. Dalam proses ini setiap entitas pada ERD akan diubah menjadi tabel, sedangkan atribut menjadi kolom pada tabel tersebut.

Dalam basis data relasional terdapat beberapa konsep penting yaitu:

a.         Primary Key (PK)

Primary Key adalah atribut yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap baris data secara unik dalam sebuah tabel. Nilai primary key tidak boleh sama dan tidak boleh bernilai NULL.

b.         Foreign Key (FK)

c.         Foreign Key adalah atribut yang digunakan untuk menghubungkan satu tabel dengan tabel lain. Foreign key biasanya merujuk pada primary key di tabel lain sehingga dapat menjaga konsistensi relasi antar tabel.

d.         Data Definition Language (DDL)

DDL merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat dan mengubah struktur database, seperti:

·           CREATE DATABASE

·           CREATE TABLE

·           ALTER TABLE

·           DROP TABLE

e.         Data Manipulation Language (DML)

DML digunakan untuk mengelola isi data dalam tabel. Contoh perintahnya adalah:

·           INSERT

·           UPDATE

·           DELETE

f.          Query SELECT

SELECT digunakan untuk menampilkan data dari tabel dalam database.

g.         VIEW

VIEW adalah tabel virtual yang dihasilkan dari query SELECT. VIEW memudahkan pengguna dalam melihat data yang berasal dari beberapa tabel tanpa harus menuliskan query yang kompleks setiap kali.

Dengan memahami konsep tersebut, mahasiswa dapat mengubah desain ERD menjadi struktur tabel yang dapat digunakan dalam sistem basis data.

 

4.        Alat dan Bahan

a.         Windows

b.         SQL Server 2019/2022 + SSMS

c.         Browser modern (Chrome/Edge)

d.         File Praktikum M2.html

 

5.        Prosedur Kerja

1.      Persiapan perangkat lunak – Pastikan SQL Server dan SSMS telah terpasang serta dapat dijalankan

2.      Unduh file praktikum – Unduh file Praktikum M2.html melalui tautan yang disediakan, kemudian simpan pada folder kerja praktikum.

3.      Buka file HTML – Jalankan file .html menggunakan browser. Pastikan JavaScript diizinkan agar seluruh fitur interaktif dapat digunakan.

4.      Pelajari materi teori – Baca bagian teori mengenai transformasi ERD ke basis data fisik, termasuk identifikasi entitas, atribut, primary key, dan foreign key.

5.      Analisis struktur basis data – Amati tabel-tabel yang digunakan pada sistem akademik, yaitu JENJANG, PRODI, STATUS_AKADEMIK, PENDIDIKAN, MAHASISWA, dan DOSEN.

6.      Jalankan simulasi interaktif – Masuk ke tab simulasi, pilih skenario yang tersedia, pelajari informasi skenario, amati kondisi tabel sebelum eksekusi, kemudian jalankan query yang disediakan atau dimodifikasi sesuai kebutuhan.

7.      Laksanakan praktik di SSMS – Terapkan query pada SSMS sesuai tahapan praktikum, mulai dari pembuatan basis data, pembuatan tabel, pengisian data, pengujian relasi, hingga pembuatan view.

8.      Uji perintah SQL – Lakukan pengujian terhadap:

·           CREATE DATABASE

·           CREATAE TABLE

·           INSERT INTO

·           SELECT

·           CREATE VIEW

·           DELETE untuk pengujian manipulasi data

9.      Isi identitas mahasiswa – Lengkapi Nama, NIM, dan Kelas pada bagian hasil praktikum.

10.  Catat hasil pengujian – Tuliskan hasil praktikum berdasarkan query yang benar-benar diuji, disertai perubahan kondisi tabel sebelum dan sesudah eksekusi.

11.  Simpan hasil ke pratinjau – Gunakan tombol simpan ke preview agar seluruh hasil praktikum masuk ke lembar laporan.

12.  Unduh laporan PDF – Setelah seluruh bagian terisi, lakukan ekspor laporan dalam format PDF.

13.  Periksa kelengkapan laporan – Pastikan PDF memuat identitas, hasil praktik, query yang digunakan, dan ringkasan hasil pengujian.

14.  Kumpulkan laporan – Unggah file PDF ke LMS atau media pengumpulan lain sesuai instruksi dosen pengampu.

 

6.   Tugas

      Pada praktikum ini mahasiswa diminta untuk melakukan beberapa tugas berikut:

  1. Membuat database akademik pada Microsoft SQL Server.
  2. Membuat tabel berdasarkan struktur yang telah ditentukan yaitu:

·           JENJANG

·           PRODI

·           STATUS_AKADEMIK

·           PENDIDIKAN

·           MAHASISWA

·           DOSEN

  1. Menentukan primary key pada setiap tabel.
  2. Menentukan foreign key untuk membangun relasi antar tabel.
  3. Mengisi data ke dalam tabel menggunakan perintah INSERT INTO.
  4. Melakukan pengujian dengan perintah SELECT untuk menampilkan data.
  5. Membuat VIEW untuk menampilkan data mahasiswa beserta informasi program studi dan jenjang pendidikan.
  6. Melakukan manipulasi data menggunakan perintah DELETE untuk menghapus data tertentu sebagai pengujian.

 

7.   Hasil Praktikum

          

 

8.    Analisi / Pembahasan

Pada praktikum ini dilakukan proses transformasi dari ERD ke basis data fisik menggunakan Microsoft SQL Server. Setiap entitas pada ERD diubah menjadi able dalam database, sedangkan atribut menjadi kolom pada able tersebut.

Relasi antar able dibangun menggunakan primary key dan foreign key sehingga data dapat saling terhubung dengan baik. Misalnya able PRODI memiliki relasi dengan able JENJANG melalui atribut id_jenjang.

Penggunaan perintah SQL seperti CREATE TABLE, INSERT INTO, SELECT, dan CREATE VIEW menunjukkan bagaimana database dapat dibuat, diisi data, serta ditampilkan ablei sesuai kebutuhan.

Dengan adanya view, pengguna dapat melihat data yang berasal dari beberapa able secara lebih mudah tanpa harus menuliskan query yang kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa SQL memiliki kemampuan yang fleksibel dalam pengolahan data.

 

9.    Kesimpulan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:

1.         Transformasi ERD ke basis data fisik dilakukan dengan mengubah entitas menjadi able dan atribut menjadi kolom.

2.         Primary key digunakan untuk mengidentifikasi data secara unik dalam able.

3.         Foreign key digunakan untuk membangun hubungan antar able.

4.         SQL Server menyediakan berbagai perintah SQL seperti DDL, DML, dan SELECT untuk mengelola database.

5.         Penggunaan VIEW dapat mempermudah pengguna dalam menampilkan data yang berasal dari beberapa able.

Dengan praktikum ini mahasiswa dapat memahami proses perancangan dan implementasi database relasional menggunakan SQL Server.

 

10.  Daftar Pustaka

PMI 1417 A MI Genap 2025/2026: Panduan Praktikum | LMS Polinela

 


 

11.  Lampiran

Tampilan Database Akademik pada SSMS dan Hasil pembuatan tabel pada database Akademik

  Hasil pengisian data menggunakan INSERT      

Hasil query SELECT

Hasil pembuatan VIEW

Rabu, 04 Maret 2026

Praktikum Pemrograman SQL 2 Modul 1 · SSMS - Lingkungan Kerja Microsoft SQL Server Management Studio

 LAPORAN HASIL PRAKTIKUM DBMS

Lingkungan Kerja Microsoft SQL Server Management Studio

DATA MAHASISWA:

Nama   : Heidy Putri Shafira

NIM    : 24781012

Kelas  : MI-4A

CATATAN PRAKTIKUM:

1. Akses & otentikasi user:

Server Name: Localhost, yang berarti SQL Server berjalan di laptop sendiri.

Metode Autentikasi: Windows Authentication

Identitas User: HEYHYPUTRII\ADVAN

Status: Langkah awal untuk masuk ke dalam sistem database sebelum melakukan manajemen data

2. Designer Tools – fasilitas:

New Database, merupakan bagian dari fasilitas Designer Tools.

Kemudahan Visual: Dapat membuat database baru cukup dengan mengisi kolom Database name

tanpa perlu mengetik SQL CRETAE DATABASE.

Manajemen File: Sistem secara otomatis menyiapkan dua jenis file: ROWS Data untuk data utama

dan LOG untuk catatan transaksi.

Pengaturan Otomatis: Terdapat fitur Autogrowth sebesar 64 MB, yang berarti database akan

menambah kapasitas penyimpanan sendiri secara otomatis jika sudah penuh.

3. Query Editor – fasilitas:

Query Editor, digunakan untuk menjalankan perintah manual.

Perintah yang dijalankan: SELECT @@VERSION;

Hasil Query: Output menunjukkan bahwa menggunakan Microsoft SQL Server 2022 (RTM)

Pesan Sistem: Dibagian bawah jendela, terdapat status "Query Excuted Successfully" yang

menandakan perintah berjalan tanpa error.

IntelliSense: Saat mengetik,  warna biru pada kata SELECT menunjukkan fitur syntax highlighting

yang memudahkan pembacaan kode.

4. Kesimpulan / tambahan:

Berdasarkan hasil pengamatan selama proses praktikum, dapat disimpulkan bahwa:

Kemudahan Akses dan Keamanan: Penggunaan metode Windows Authentication memudahkan

proses login karena sistem mengintegrasikan keamanan akun sistem operasi Windows dengan SQL

Server, sehingga tidak memerlukan manajemen password tambahan untuk akses lokal.

Efisiensi Manajemen Database: Fasilitas Designer Tools sangat membantu administrator dalam

pembuatan database secara visual. Fitur ini memungkinkan pengaturan nama, alokasi ukuran file

awal (Initial Size), dan skema pertumbuhan data (Autogrowth) dilakukan dengan mudah tanpa harus

menghafal sintaks perintah SQL yang kompleks.

Interaktivitas Query Editor: Penggunaan Query Editor memberikan pengalaman menulis kode yang

efisien berkat adanya fitur IntelliSense dan syntax highlighting. Melalui perintah SELECT

@@VERSION, sistem dapat memberikan informasi spesifik mengenai versi SQL Server yang

digunakan (Microsoft SQL Server 2022) secara akurat di tab Results.

Sistem Pelaporan Terintegrasi: Prosedur praktikum yang menggunakan file HTML berbasis

localStorage memungkinkan pendokumentasian hasil pengamatan secara real-time dan mandiri,

yang kemudian dapat dikonversi menjadi laporan formal dalam format PDF untuk keperluan

pengumpulan tugas.

DRAF MAKALAH (ringkasan):

1. Pendahuluan

SQL Server Management Studio (SSMS) merupakan lingkungan terintegrasi yang digunakan untuk

mengelola infrastruktur SQL Server. Praktikum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar

mengenai cara mengakses server database, memanfaatkan fitur bantuan visual (Designer Tools), serta

mengoperasikan Query Editor untuk menjalankan perintah Transact-SQL dasar.

2. Metode Otentikasi

Dalam praktikum ini, akses ke Database Engine dilakukan menggunakan metode Windows

Authentication. Metode ini memanfaatkan identitas pengguna yang terdaftar pada sistem operasi

Windows (dalam hal ini `HEYHYPUTRII\ADVAN`) untuk memberikan izin akses ke server tanpa

memerlukan input kata sandi manual, sehingga meningkatkan efisiensi proses login pada lingkungan

lokal.

3. Analisis Fasilitas SSMS

Designer Tools: Fasilitas ini memungkinkan pengguna untuk melakukan tugas administratif, seperti

pembuatan database baru, melalui antarmuka grafis (GUI). Hal ini memudahkan pengaturan parameter

teknis seperti nama database dan alokasi Database Files (Data dan Log) secara instan.

Query Editor: Merupakan antarmuka utama untuk berinteraksi dengan data menggunakan kode. Fitur

unggulannya adalah IntelliSense yang memberikan saran pengetikan otomatis dan *Results/Messages*

yang memberikan umpan balik langsung terhadap perintah yang dieksekusi, seperti saat menjalankan

perintah `SELECT @@VERSION`.

4. Hasil dan Pembahasan

Berdasarkan pengujian, sistem yang digunakan adalah Microsoft SQL Server 2022. Penggunaan fitur

Autogrowth sebesar 64 MB pada pengaturan database menunjukkan bahwa SQL Server mampu

mengelola skalabilitas penyimpanan secara otomatis sesuai dengan pertumbuhan data yang terjadi.

5. Kesimpulan

Eksplorasi SSMS menunjukkan bahwa perangkat lunak ini sangat fleksibel dalam menjembatani

kebutuhan administratif (lewat Designer) dan kebutuhan pengembangan (lewat Query Editor). Integrasi

yang baik antara komponen GUI dan editor kode menjadikan pengelolaan database SQL Server lebih

terstruktur dan mudah dipelajari oleh pemula maupun profesional.

Dokumen ini digenerate pada 5 Maret 2026


Pertemuan ke-6 DML: SELECT - Lanjutan